Belajar Sketsa dari Kampung Naga: Kunjungan Mahasiswa Baru DPTA ke Kampung Naga, Tasikmalaya

Belajar Sketsa dari Kampung Naga: Kunjungan Mahasiswa Baru DPTA ke Kampung Naga, Tasikmalaya

Pelaksanaan perkuliahan semester ganjil 2022-2023 telah usai. Para mahasiswa dapat meluangkan waktu sejenak untuk berlibur dan mempersiapkan diri untuk pelaksanaan perkuliahan di semester yang akan datang. Namun, khusus bagi mahasiswa baru angkatan 2022, DPTA melaksanakan studi ekskursi ke Kampung Naga, kampung tradisional Sunda di kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Foto Bersama Sebelum Keberangkatan

Studi Ekskursi bertajuk “Belajar Sketsa dari Kampung Naga” ini dilaksanakan selama dua hari satu malam (10-11 Januari 2022). Mahasiswa diajak merasakan tinggal di perkampungan tradisional Sunda yang otentik dan masih asri hingga saat ini. Mahasiswa tidak hanya datang berkunjung ke Kampung Naga, tetapi juga mengenal dan mempelajari Khasanah arsitektur tradisional Sunda yang berkembang secara adat di sana. Mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang sejarah, adat-istiadat, dan karakteristik masyarakat setempat melalui ceramah yang disampaikan oleh ketua adat desa. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman tinggal di kampung adat tradisional karena mereka harus berbaur dengan masyarakat, melihat aktivitas masyarakat, bercengkerama dengan masyarakat, bahkan ikut makan dan tidur di rumah masyarakat. Mahasiswa mengapresiasi keindahan bangunan tradisional, pola ruang, serta pengalaman ruang tradisional Sunda di Kampung Naga melalui sketsa arsitektural. Dipimpin oleh Dr. Ir. Nuryanto, mahasiswa dengan semangat mengikuti arahan tentang tata cara mensketsa secara langsung dengan baik. Mereka juga diminta untuk mensketsa dengan dua jenis aplikasi, yaitu tinta dan warna. Mahasiswa mengikuti arahan tersebut dengan serius dan menggambar dengan semangat. Mereka menyebar mencari sudut-sudut estetik yang bisa diolah ke dalam sketsa, mencoba mengukir setiap struktur dan konstruksi rumah tradisional Sunda ke dalam bidang gambar untuk memunculkan keindahannya. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar hingga acara studi ekskursi selesai.

Semoga kegiatan ini dapat menambah Khasanah arsitektur tradisional nusantara dan meningkatkan kesadaran preservasi dan apresiasi kearifan lokal kita yang sangat kaya.

Para Mahasiswa Sampai di Kampung Naga, Tasikmalaya
Pak Nur Memberikan Arahan kepada Mahasiswa
Suasana Menggambar di Kampung Naga
Tim Dosen yang Mendampingi Mahasiswa
Program Studi Arsitektur UBL Mengunjungi Laboratorium Sains, Material, dan Teknologi Bangunan Program Studi Arsitektur UPI

Program Studi Arsitektur UBL Mengunjungi Laboratorium Sains, Material, dan Teknologi Bangunan Program Studi Arsitektur UPI

Program Studi Arsitektur Universitas Bandar Lampung (UBL) berkunjung ke Universitas Pendidikan Indonesia untuk studi banding Laboratorium Sains, Material, dan Teknologi Bangunan (SMTB) Program Studi Arsitektur UPI. Dr. Eng. Fritz Akhmad Nuzir, S.T., MA (LA) bersama belasan mahasiswa dari UBL disambut oleh ketua Lab SMTB Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T. dan ketua Program Studi Arsitektur Tutin Aryanti, S.T., M.T., Ph.D.

Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang meeting gedung FPTK D. Mereka membahas tentang fokus kajian di Lab SMTB dan membahas produk inovatif cat reflektif surya yang sedang dikembangkan oleh Dr. Beta. Kunjungan tersebut dilanjutkan dengan tur ke Lab produksi dan model rumah mikro ramah lingkungan yang dibangun menggunakan material ringan. Selain itu, diperlihatkan pula laboratorium produksi cat reflektif surya yang saat ini telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.

Foto Bersama Mahasiswa dari UBL di Gedung FPTK D (Foto: Instagram – Fritz Akhmad Nuzir)
Mahasiswa UBL Berkunjung ke Lab Produksi (Foto: Instagram – Fritz Akhmad Nuzir)

Semoga silaturahmi antara Prodi Arsitektur UPI dan Prodi Arsitektur UBL terjalin semakin erat serta dapat membangun kerja sama akademik untuk kemajuan perguruan tinggi Arsitektur di Indonesia.